Teknik Sipil ITM Terapkan Perencanaan Geoteknik

Jurusan Teknik Sipil Institut Teknologi Medan (ITM) diharapkan menghasilkanlulusan yang mampu menguasai pengetahuan struktur dalam merencanakan dan melaksanakan pekerjaan geoteknik.
Rektor ITM Dr Mahrizal Masri MT di kampus Jalan Gedung Arca Medan menjelaskan, lulusan dapat melaksanakan perencanaan dan pengelolaan sumber daya air dan pantai yang berwawasan lingkungan.

Selain itu lulusan yga harus mampu dalam perencanaan perancangan dan pengawasan dalam pekerjaan sipil seperti gedung, jalan raya, jembatan, lapangan terbang, bangunan air, dermaga dan lainnya.

Jurusan ini terus mengalami peru­ba­han mulai dari status akreditasi dari BAN-PT sejak 17 November 1997 yang kini mendapatkan nilai B sejak didirikan tahun 1960-an.

“Dengan perubahan status itu diha­rapkan akreditasi jurusan ini tetap dapat dipertahankan, sehingga dapat menghasilkan alumni yang mampu bersaing di bidangnya,” kata Mahrizal di kampus tersebut Jalan Gedung Arca Medan, Selasa (28/8) .

Bahkan jurusan teknik sipil terus berupaya melakukan pembenahan di antaranya studi lanjutan staf pengajar ke jenjang S3 dan kepercayaan masyarakat semakin meningkat jumlah mahasiswa baru dari tahun ke tahun.

Sejak berdirinya hingga sekarang jurusan teknik sipil telah menghasilkan lebih dari dua ribuan alumni. Para alumni tersebut telah banyak mendukung jabatan penting di instansi pemerintah, BUMN, dosen, staf ahli teknik di perbankan dan perkebunan, konsultan dan kontraktor dan menjadi pengusaha di bidang jasa kontruksi. Seiring perkembangan dan ke­be­ra­daannya, teknik sipil ITM dapat di­rasakan masyarakat. Fasilitas yang tersedia memberikan manfaat kepada stakeholder, seperti laboratorium sebagai tempat penelitian hasil ujian suatu proyek dan memanfaatkan tenaga staf pengajar sebagai tenaga-tenaga ahli pada proyek-proyek pembangunan.

Saat ini jurusan teknik sipil telah me­miliki laboratorium ilmu ukur tanah, laboratorium mekanika tanah, laboratorium struktur dan laboratorium material jalan raya.

“Dalam rancangan pengembangannya teknik sipil akan menambah laboratorium hidraulika sebagai salah satu kelengkapan laboratorium yang mendukung visi dan misi jurusan,” ucapnya.

Laboratorium hidraulika di bangun dalam perencanaan 10 tahun ke depan dimulai dari melengkapi fasilitas ruangan, sarana pendukung serta peralatan laboratorium.

“Pengadaan laboratorium hidraulika ini akan menjadi pelengkap sarana pendidikan tinggi yang merupakan tuntutan wajib dalam penentuan akreditasi jurusan,” ujarnya.

Selain itu sebagai tempat penelitian bagi mahasiswa yang melakukan tugas air bidang keairan, tempat penelitian bidang keairan bagi staf pengajar, tempat penelitian bagi mahasiswa pasca sarjana bidang keairan dan tempat penelitian dan permodelan hidraulik bagi lembaga pemerintah maupun non pemerintah.