LPPM ITM Menghadiri Undangan Focus Group Discussion (FGD) Pemerintahan Kabupaten Labuhan Batu Dengan Ikatan Alumni ITB Sumatera Utara di Medan

Isu pembangunan dan pengembangan daerah di masa sistem pemerintahan Desentralisasi (penyerahan urusan pemerintahan oleh pemerintah pusat kepada daerah otonom) berdasar UU No. 23 Tahun 2014 telah memacu setiap pemerintahan daerah untuk membangun daerahnya masing-masing. Penyerahan kewenangan ini telah sejak lama ditindaklanjuti oleh sejumlah daerah di Indonesia untuk berlomba-lomba membangun daerah. Beberapa daerah yang sangat menonjol perkembangannya adalah Surabaya, Bandung dan Palembang. Sehubungan dengan penyerahan kewenangan tersebut, maka sejumlah pemerintahan daerah di Sumatera Utara juga memiliki pelbagai program di beberapa sektor penting, untuk memajukan daerahnya, salah satunya adalah pemerintahan kota Labuhan Batu.

Pada Hari Selasa tanggal 12 Februari 2019, bertempat di Saka Premiere Hotel Jln. Gadjah Mada Medan, ketua LPPM ITM Dr. Cut Nuraini, ST., MT. berkesempatan menghadiri Focus Group Discussion (FGD) yang digagas oleh Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IKA-ITB) dengan pemerintahan kabupaten Labuhan Batu yang bertema  “Bersama Membangun Labuhan Batu”.  Kegiatan FGD yang dimulai pukul 15.00 sampai dengan 18.40 WIB tersebut dihadiri oleh Plt. Bupati Labuhan Batu, bapak H. Andi Suhaimi, ST., MT. yang juga merupakan alumni ITM dari Jurusan Teknik Arsitektur Angkatan Tahun 1992. Beberapa undangan yang ikut berpartisipasi dalam FGD tersebut antara lain adalah Ketua Lembaga Penelitian Universitas Sumatera Utara, Prof. Dr. Tulus, MSi., Rektor Universitas Medan Area (UMA), Prof Dr. Dadan Ramdan M.Eng., M.Sc., ketua Ikatan Arsitek Indonesia Sumatera Utara, Syahlan Jukhri, ST., MT., Sekreteris Jenderal Ikatan Arsitek Indonesia Sumatera Utara, Rahmad Suryadi, ST (Alumni Arsitektur ITM Angkatan 1992), serta beberapa praktisi, yang salah satu diantaranya adalah Ir. Ahmaruzar, MM (Smart Management Service), praktisi dalam bidang Industri dan Konstruksi yang juga mantan Rektor Trikarya dan USBM Medan.

Forum FGD tersebut diarahkan dan dan dibimbing langsung oleh Plt. Bupati Labuhan Batu, bapak H. Andi Suhaimi, ST., MT. sekaligus mengenalkan seluruh anggota tim dari pemerintahan kabupaten Labuhan Batu yang mendampingi, yaitu seluruh Kepala Dinas dan tim di Pemerintahan kabupaten Labuhan Baru yang berjumlah 17 orang.

Plt. Bupati Labuhan Batu, bapak H. Andi Suhaimi, ST., MT. dalam arahannya mengungkap bahwa kabupaten Labuhan Batu memiliki sejumlah potensi lokal yang strategis, namun memiliki sejumlah permasalahan yang membutuhkan sentuhan kalangan akademisi. Sentuhan akademisi ini menjadi penting untuk dilakukan agar dapat menyelesaikan sejumlah permasalahan di Labuhan Batu dan membantu mewujudkan visi pemerintahan kota Labuhan Batu seperti yang tertuang pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2005-2025, yaitu “Labuhan Batu sejahtera berbasis sentra jasa dan agro industri yang berdaya saing tahun 2025”, serta dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021, yaitu “Satu Tekad Bersama Rakyat Menuju Sejahtera Tahun 2021, Labuhan Batu Semakin Hebat Lebih Berdaya”.

Hasil diskusi panjang yang dilakukan merumuskan beberapa kesepakatan bersama untuk menindaklanjuti setiap permasalahan yang telah dipaparkan oleh Plt. Bupati Labuhan Batu, bapak H. Andi Suhaimi, ST., MT. dan Tim Pemerintahan Kabupaten Labuhan Batu. Dr. Cut Nuraini, ST., MT dalam diskusinya di FGD tersebut memaparkan bahwa ada beberapa peran yang kemungkinan akan melibatkan LPPM ITM dengan Tim Dosen Peneliti dan Abdimas di Lingkungan ITM antara lain adalah :

  1. Membantu masyarakat pengelola perkebunan kelapa sawit sebagai potensi utama daerah Labuhan Batu dalam menciptakan cikal bakal  industri turunan kelapa sawit, melalui sentra industri kecil kerajinan lidi sawit. Fokus ini akan diawali dengan :
  1. Pendampingan pembuatan alat pengupas daun kelapa sawit melalui kegiatan pengabdian masyarakat dosen abdimas dari teknik Mesin dan Teknik Industri ITM
  2. Pendampingan masyarakat untuk proses pengkayaan produksi melalui olah produk lidi sawit menjadi wadah piring, keranjang, dan pengganti wadah plastik yang ramah lingkungan, melalui kegiatan pengabdian masyarakat dosen abdimas Teknik Industri ITM
  3. Pendampingan kepada pemerintahan kabupaten Labuhan Batu dalam proses membentuk cikal bakal Science Techno-Park (STP) berbasis Kelapa Sawit melalui program abdimas dosen-dosen jurusan Teknik Arsitektur ITM.
  4. Menjembatani pemerintahan kabupaten Labuhan Batu dengan pimpinan PTPN III dalam hubungannya dengan pemasalahan pembebasan lahan perkebunan kelapa sawit masyarakat, melalui konsolidasi dengan Ikatan Alumni Teknik Industri ITM (saat ini Ketua Ika Industri ITM dijabat oleh Vice-President PTPN III)
  1. Membantu pemerintahan kabupaten Labuhan Batu dalam mengatasi permasalahan slum area (area kumuh) melalui pendampingan program KIP (Kampung Improvement Program) oleh dosen peneliti dan abdimas jurusan Teknik Arsitektur dan Perencanaan Wilayah dan Kota
  2. Membantu mewujudkan konsep smart city di Labuhan Batu yang sudah pernah digagas namun terkendala dalam pelaksanaan di lapangan, melalui pendampingan oleh tim dosen abdimas dari jurusan Teknik informatika, Teknik Arsitektur, Teknik PWK, dan Teknik Sipil
  3. Membantu pemerintahan kabupaten Labuhan Batu dalam pengelolaan limbah plastik, limbah rumah sakit dan sampah melalui pendampingan dari dosen-dosen peneliti dan abdimas dari jurusan Teknik Kimia (Pengolahan Limbah), Teknik Industri (Pemanfaatan kembaliLimbah), Teknik Mesin (Inovasi Alat Pengolah Limbah).
  4. Membantu pemerintahan kabupaten Labuhan Batu dalam pengelolaan kawasan sungai dan bantarannya melalui konsepRiverscape multi-fungsi dengan ragam kegiatan, seperti kawasan sport/ olah raga air, kuliner, dan wisata air yang akan melibatkan dosen-dosen peneliti/ abdimas jurusan Teknik Arsitektur, Teknik PWK, dan Teknik Sipil.
  5. Beberapa pendampingan lain adalah terkait konservasi pelabuhan, pembangunan bandara, kawasan pantai dan beberapa fasilitas penting lainnya di kabupaten Labuhan Batu yang membutuhkan keterlibatan seluruh dosen peneliti/abdimas di lingkungan ITM

Acara FGD ditutup dengan tanggapan antusias dari tim pemerintahan kabupaten Labuhan Batu yang mengharapkan kesediaan semua peserta undangan terutama dari akademisi untuk dapat meringankan langkah berkunjung ke Labuhan Batu, melihat semua potensinya, dan segera mewujudkan program penyelesaian sejumlah permasalahan di Labuhan Batu melalui kegiatan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dosen-dosen peneliti dan abdimas di lingkungan institusi masing-masing.

Dokumentasi lain dari kegiatan FGD dapat dilihat pada galeri berikut ini :