ITM Berpeluang Komersilkan Teknologi Robot

MedanBisnis – Medan. Direktur Motech Universitas Malaysia Perlis (UniMAP) Prof Dr Shahriman Abu Bakar mengakui, Institut Teknologi Medan (ITM) bisa mengkomersilkan teknologi berbasis robot jika mahasiswanya memiliki ide yang baik dan kegigihan.

“Semua manusia itu sama mempunyai kapasitas otak dan kemampuan, bakat (talenta) untuk bisa maju. Tak ada bedanya, baik negara Malaysia, Jepang, Australia maupun Indonesia bisa mengalahkan negara maju karena didorong ilmu dan pengetahuan,” kata Shahriman di hadapan peserta Seminar IT Fest Teknik Informatika ITM yang diadakan Himpunan Mahasiswa Jurusan Teknik Informatika di kampus Jalan Gedung Arca Medan, Jumat (9/11).

Seminar juga menampilkan narasumber Dr Zunaidi Bin Ibrahim, Ceng Miet, Prof Dr Wan Khairunizam dan Dr Ir Zuradzman Bin Radzlan yang semuanya staf pengajar di UniMAP dibuka Ketua Jurusan Teknik Informatika ITM Dr Ir Zulkarnain Lubis MT.

Lebih lanjut dikatakan Shahriman, di Malaysia berhasil memasarkan sepeda motor (motorcycle) yang menerapkan teknologi robotik. UniMAP dengan konsep pengetahuan terkini bekerjasama dengan dunia industri bisa menjadikan mahasiswanya sebagai tenaga pekerja handal di perusahaan Malaysia.

Sedangkan di Indonesia, harapannya juga bisa bekerjasama dengan industri karena didukung pengetahuan akademik mahasiswanya seperti di ITM mengembangkan teknologi robotik.

“Peluang dan usaha untuk itu baik UniMAP maupun ITM sama-sama memiliki kemampuan bisnis dan wirausaha mandiri bagi mahasiswa untuk mendukung aktifitas pemasaran dengan dunia industri dengan dukungan perguruan tinggi,” katanya.

Karenanya baik UniMAP maupun ITM dari sisi kemampuan manusia dan ilmu seandainya bisa berkolaborasi maka peluang-peluang bisnis dan wirausaha akan terbuka lebar dan dapat dikembangkan secara bersama-sama pula.
Untuk itu kepada mahasiswa dan sivitas akademika ITM hendaknya terus dan senantiasa melahirkan ide-ide yang baik dan berkualitas yang kelak nantinya akan mampu menjadikan mahasiswanya unggul dan dapat bersaing kompetitif dengan mahasiswa baik dari dalam maupun dari luar negeri.

Sementara itu Ketua Jurusan Teknik Informatika ITM Zulkarnain Lubis menambahkan, pihaknya senantiasa memotivasi mahasiswanya agar lebih luas menimba ilmu di Malaysia. “Walaupun kita ketinggalan dari sisi teknologi dengan negara jiran Malaysia, namun yakinlah suatu saat pasti bisa bertarung dan berkompetisi lebih baik kedepannya,” katanya.

Dia berpesan kepada mahasiswa jurusan teknik informatika ITM agar betul-betul berniat menuntut ilmu dan memiliki semangat menjadi wirausaha atau bisa bekerja di luar negeri seperti di Malaysia dan negara maju lainnya. Mengingat sekarang ini teknologi robot yang paling diutamakan untuk dapat membantu kemudahan manusia dalam bekerja.

“Jangan hanya sekadar penguasaan teknologi dan informatika (IT) saja yang dikembangkan tapi harus mengejar peluang usaha dan bisnis yang lagi tren saat ini seperti teknologi robot,” jelasnya. (zainul abdi nasution)