Saturday, 23 September 2017
 
 
Pengumuman
  • Ujian Akhir Semester Genap TA. 2016/2017 dilaksanakan pada tanggal 10 s/d 22 Juli 2017
  • Syarat mengikuti UAS Genap TA. 2016/2017 adalah : Mengisi KRS Semester Genap TA. 2016/2017 dan telah melunasi Uang Kuliah Termin IV TA. 2016/2017
ITM Kenalkan Mobil Hemat BBM di PRSU

Medan (8/4/2014) Mahasiswa Fakultas Teknik Mesin Institut Teknologi Medan(ITM) memperkenalkan sebuah mobil hemat bahan bakar pada Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-43 . Sebuah mobil urban bensin yang mampu menempuh jarak 186 Km/liter. Mobil ini menang dalam kejuaraan Indonesia Energy Marathon Challenge (IEMC) yang diadakan di Surabaya November tahun lalu.

 

"Alhamdulillah kita dapat juara, dari 53 perguruan tinggi di Indonesia. Jadi saat itu yang mewakili Sumatera hanya Kampus ITM dari Medan dan Sriwijaya Palembang," kata Ahmad Wito Firman Syahputra Ketua tim yang diberi nama Tim Ganteng kepada MedanBisnis, Senin (7/4).

Disebutkannya, mobil urban ini berat keseluruhannya mencapai 163 kg, dengan bahan bakar gasolin. "Jadi satu liter bahan bakar, bisa menempuh jarak 186 Km dengan kecepatan rata-rata 90/jam. Jadi mobil urban yang kita pamerkan ini kecepatan yang tinggi, bobot kendaraan yang lebih ringan dan hemat bahan bakar,"bebernya.

Ahmad menambahkan, mobil ini dia rakit bersama rekannya. "Mobil ini kami buat bersembilan M Wahyudi Syahputra, Sugi Wahono, Roben Banjarnahor, Zein Syahputra, Aseamdi Sudirja, Muhammad Ghazali, Sandy Syahputro, M Heri Kuniawan dan pembimbing Mahyunis ST MT sekitar 5 bulan lebih, kita buat dengan modal sekira Rp 50 juta," ujarnya.

Lanjutnya, prestasi ini membuat ia dan rekan-rekannya kembali semangat untuk dapat mengikuti kejuaraan tingkat internasional di Filipina tahun mendatang. "Kami targetnya juara satu kalau bisa dan mobil ini akan kami perbaiki kembali untuk ikut kejuaraan di Filipina," katanya.

Ia juga berharap agar pemerintah dapat melihat hasil karya mereka sehingga dapat dikembangkan bahkan diproduksi. "Kita buktikan kalau anak kampus itu bisanya gak hanya demo saja tapi juga membuat hal baru. Tapi, ini semua juga butuh dukungan pemerintah sehingga ini bisa diproduksi dan digunakan oleh seluruh masyarakar Indonesia," ujarnya.

Dari pameran yang digelar sejak 14 Maret lalu, selama tiga pekan hadir di Pekan Raya Sumatera Utara ke 43, Ahmad mengaku banyak pengunjung yang memberikan respon positif terhadap mobil tersebut."Respon masyarakat banyak yang, dan ada juga yang mau beli. Namun karena ini masih baru, jadi kita masih sebatas kontes aja,"ujarnya.

 
 
Top!
Top!