Saturday, 23 September 2017
 
 
Pengumuman
  • Ujian Akhir Semester Genap TA. 2016/2017 dilaksanakan pada tanggal 10 s/d 22 Juli 2017
  • Syarat mengikuti UAS Genap TA. 2016/2017 adalah : Mengisi KRS Semester Genap TA. 2016/2017 dan telah melunasi Uang Kuliah Termin IV TA. 2016/2017
Pakar Urbanisasi dan Perkotaan Kuliah Umum di IMA ITM

MEDAN (31/05/2013): Urbanisasi merupakan trend negatif dengan perpindahan golongan miskin ke kota untuk mencari pekerjaan atau atas desakan kebutuhan hidup disebabkan tanah didesa sudah dijual untuk memenuhi kebutuhan hidup ataupun membayar hutang.
Demikian dikatakan pakar urbanisasi dan perkotaan Ir Bhakti Alamsyah MT, Ph.D pada kuliah umum tema ‘urban, culture dan technology’, Urbanisasi dan Kemajuan Teknologi Sebagi Usaha Memanusiakan Kaum Marginal Dalm Perkembangan Kota yang diselenggarakan Ikatan Mahasiswa Arsitektur Institut Teknologi Medan (IMA ITM) di kampus Jl Gedung Arca Medan, Kamis [30/5].
Hadir pada kuliah umum tersebut Dekan Fakultas Teknik Sipil Perencanaan (FTSP) Ir Indra Kesuma Hadi MT, Ketua Jurusan Arsitektur Ir Musani MT, Ketua IMA ITM Alfi Syahrin dan Ketua Panitia Pelaksana Faizul Azamil.
Menurut dosen arsitektur Unpab ini, tahun 2020 jumlah populasi penduduk kota Medan mencapai 3 juta jiwa, sehingga perlu dipikirkan pembangunan di kawasan suburban (marginal).
Populasi kota yang bertambah jumlahnya akan menjadi masalah terhadap ketersediaan lahan di inti kota dengan kawasan suburban (marginal). Golongan yang tidak bisa mengikuti perkembangan atau kemajuan disebabkan biaya hidup yang tinggi akan tergelincir ke kancah kemiskinan.
“Keadaan kehidupan yang sulit ini tidak harus menjadi gambaran bagi kota-kota yang sedang membangun. Sehingga kemajuan juga meninggalkan kesan yang negatif dikarenakan populasi kota meningkat bertambah menyebabkan kekurangan lahan, menambah biaya dalam mengoptimalkan lahan untuk memaksimal sumber daya yang ada,” ujarnya.
Kawasan marginal (suburban) dalam kesempatan membangun terus saja sebagai kawasan “bamper” dari arus perubahan kota. Perubahan urbanisasi adalah hasil dari perubahan yang membawa perkembangan industri melalui teknologi. Perkembangan teknologi merubah pola ruang masyarakat dan mempengaruhi politik dan ekonomi sebuah negara.
Misalnya, dampak bandara Kuala Namu hendaknya mampu merubah pola kehidupan kaum marginal. Untuk itu, ITM hendaknya mampu mengembangkan ide kreatifitas ke Pemko Medan sebagai upaya menciptakan perkembangan kota yang baik.
Kawasan Medan Johor tambah Alamsyah, hendaknya perlu dikembangkan sebagai urat nadi transportasi yang menghubungkan kota Medan dan mengembangkannya kea rah Simalingkar B. Sehingga alternatif pilihan tol Medan-Deliserdang-Binjai tidak bisa ditawar-tawar dan harus segera direalisasikan.
“Bila kaum marginal dikembangkan maka diperlukan pemikiran akibat efek apa yang harus dikembangkan di wilayah tersebut. Meskipun kota saat ini lebih mementingkan perkembangan secara fisik, namun isu sosial yang sering dianggap sebagai hambatan untuk kemajuan perlu ditangani dengan bijak,” tambahnya.

 
 
Top!
Top!