Friday, 15 December 2017
 
 
Pengumuman
  • Ujian Akhir Semester Genap TA. 2016/2017 dilaksanakan pada tanggal 10 s/d 22 Juli 2017
  • Syarat mengikuti UAS Genap TA. 2016/2017 adalah : Mengisi KRS Semester Genap TA. 2016/2017 dan telah melunasi Uang Kuliah Termin IV TA. 2016/2017
Kuliah Umum Produk Beton (FTSP) Oleh PT. WIKA E-mail

PT WIKA yang bergerak di bidang industri pembuatan beton memperkenalkan produknya kepada mahasiswa teknik sipil.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan mahasiswa agar mendapatkan informasi langsung dari pelaku teknis di lapangan.

Hal itu dikatakan Rektor ITM Prof Dr Ilmi Abdullah MSc dalam sambutannya di kuliah umum pengenalan produk beton dan aplikasi strukturnya dihadapan 150 mahasiswa teknik sipil yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Sipil (HMS) ITM dan PT WIKA Beton di kampus Jl Gedung Arca Medan, 9 April 2013.

Narasumber pada kuliah umum diantaranya, Hendra DW ST (Kasi Teknik & Mutu PBB Sumut), Andrianto ST MM (Kasi Sales Engineer WP I), Wahyu ST (Kasi Pelaksana Utama WP I). Hadir pada kegiatan tersebut, Ketua Jurusan Teknik Sipil Ir Amasran Nasution Msi, Sekretaris Jurusan A’azokhi Waruwu, ST MT dan Ketua HMS Hari Togar Akbar.

Rektor menjelaskan, bagi mahasiswa kegiatan kuliah umum sangat positif, karena mahasiswa juga akan mendapatkan ilmu praktis yang tidak didapatnya di perkuliahan, seperti pengetahuan masa proses pembuatan beton dengan kemajuan ilmu dan teknologi hanya dengan 14 hari sudah siap dibuat dan bisa dipergunakan.

Bagi pelaku industri, PT WIKA pada prinsipnya siap mendukung dan membantu untuk menularkan keilmuan bagaimana pembuatan beton. “PT WIKA juga merasa senang bisa berhubungan dengan akademisi dan dapat mempersiapkan dirinya sebagai industri yang memiliki dana CSR akan dapat membantu mahasiswa untuk menyelesaikan studi akhirnya,” ujar rektor seraya menyatakan, dibutuhkan sinergitas antara dunia pendidikan dengan dunia usaha.

Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Ir Indra Kesuma Hadi MT mengharapkan kegiatan ini bermanfaat bagi mahasiswa agar bisa lebih mendalami masalah beton dan fungsinya, cara pembuatannya dan pengenalan produknya.

“Baik dosen dan mahasiswa, kuliah umum ini akan menambah ilmu pengetahuan, karena di jurusan teknik sipil terdapat matakuliah teknologi bahan, konstruksi beton, beton prategang, desain pondasi dalam, rekayasa jembatan, perancangan jalan rel dan metode pelaksanaan konstruksi,” paparnya.

Andrianto menjelaskan, PT WIKA di pabrik Sumut kini siap mengolah beton berkisar 180 ribu ton di tahun lalu dan rata-rata bisa menyiapkan satu beton setiap harinya. Secara nasional, kapasitas produksi yang dihasilkan PT WIKA yang kini memiliki 8 pabrik di Lampung, Bogor, Majalengka, Boyolali, Pasuruan, Makassar dan Karawang mencapai 1,8 juta ton selama tahun 2012 lalu.

Sedangkan Hendra DW mengatakan, produk beton yang dihasilkan antara lain, tiang beton terdiri dari tiang listrik, tiang transmisi, tiang telepon, tiang pancang seperti tiang pancang bulat sentripugal/spun piles, tiang pancang segiempat (massif dan sentripugal) dan tiang pancang segitiga.

Selain itu juga ada bantalan jalan rel untuk kereta api dan lorry, balok jembatan berbentuk “I” girder, bentuk “U” girder, voided slab dan box girder. Kemudian dinding penahan tanah misalnya corrugated sheet pile dan fkat sheet pile maupun produk bangunan maritim seperti balok, plat dan pemecah gelombang.

 

 
 
Top!
Top!